
have u ever received or at least read this message?
i’ve just check my email then i found this conversation
let’s take a break and think for a few minutes…
Say Hi To God
(note : sorry if the conversation still in Indonesian)
- Tuhan…
+ Apa, Sayang?
- Aku kangen.
+ Aku juga. Kemana saja kamu?
- Aku terdampar di sini. Sudah lama ingin menelepon-Mu.
+ Tinggal angkat telepon saja. Sebegitu mudah.
- Masalahnya pulsaku habis.
+ Kamu habiskan untuk apa saja?
- Tidak jelas. Sms sana sms sini, telepon sana telepon sini, hanya mencari pereda kegelisahan, kurasa.
+ Lalu ini pulsa siapa yang sedang kamu pakai?
- Punyaku. Tinggal sedikit lagi.
+ Jadi kamu menghubungi Aku ketika pulsamu tinggal sisa-sisa, begitu?
- Sudah kubilang, aku sedang gelisah.
+ Kotak obat dzikirmu memangnya sudah kosong?
- Mmm… Maafkan aku…Klik!
Tut… Tut… Tut…- Tuhan? Tuhan? Jangan pergi! Jangan putuskan aku!
+ Aku selalu di sini. Kamulah yang selalu pulang pergi.
- Mengertilah, pulsaku sangat tipis.
+ Salahmu sendiri pakai prabayar. Bukankah sudah kusediakan kartu pascabayar dengan limit tak terbatas?
- Aku khawatir tidak bisa mengontrol diri.
+ Bukan. Kamu tidak percaya pada kekuatanmu sendiri. Hidup yang Kuberikan juga sebuah fasilitas pascabayar. Kenapa ragu?
- Aku sedang berpikir untuk ganti provider saja. Bagaimana?
+ Aku tidak menjamin kalau nanti suara-Ku putus-putus, kresek-kresek, tiap 5 menit mati, bahkan bisa jadi suara yang kamu dengar nanti bukan suara-Ku. Kamu memilihku karena XL itu berarti Xtra Large, bukan? Ya karena kamu tahu sendiri Aku memang Maha Besar. Mentari itu Aku yang buat. IM-3 juga cuma sebuah sekuel dari Impossible Mission yang sutradaranya Kupilih sendiri buat yang ketiga ini dia pilih Tom Cruise lagi ya? Uh, sebetulnya Aku sudah bosan dengan dia. Kamu sudah nonton? Sepertinya kamu lebih tertarik dengan Da Vinci Code. Aku punya tiket gratis buatmu, mau?
- Sekarang ini aku lebih ingin menelepon-Mu, tapi biayanya sungguh mahal. Provider lain banyak yang kasih promo gratisan.
+ Untuk urusan dengan-Ku kamu berani bertaruh dengan yang murah-murah itu? Aku eksklusif. Biayanya memang mahal, tapi Aku jamin, kamu pasti mendapat yang
terbaik. Aku ini Pebisnis Maha Adil. You’ll get what you pay. Believe Me. Lagipula dari situ Aku bisa menilai, siapa yang betul-betul berusaha untuk tetap
setia pada-Ku dan siapa yang tidak. Dan satu lagi, selalu ingatlah bahwa Aku Maha Pemurah.
- Ya, aku bersaksi untuk itu.
+ Kuterima kesaksianmu.- Tuhan.
+ Apalagi, Sayang?
- Aku sedang berpikir lain. Akan kubuang saja HP-nya. Aku ingin langsung main ke rumah-Mu.
+ Rumah-Ku bukan tempat main-main, lagipula undangan khusus buatmu belum dicetak. Tunggulah. Sabar sebentar. Sementara itu cepat ganti kartumu dengan pascabayar ya?
- Ya. Tapi aku tak ingin tuhan yang lain. Aku cuma mau Kamu.
+ Tidak ada Tuhan yang lain. Cuma Aku.- Tuhan…
+ Hm?
- Dari tadi aku cuma mengoceh. Sebetulnya aku letih…
+ Aku tahu, dan itu wajar. Sengaja Kuciptakan keletihan, berdampingan dengan kewarasan, sebagai teman setia bagi seorang pencari sepertimu.
- Hhh… Bukan letih yang itu. Aku letih. Sungguh letih… Aku hanya ingin dipeluk, lalu diam.
+ Kemarilah. Tak perlu undangan khusus untuk itu.- Tuhan…
+ Ya, Sayang.
- Aku sayang Kamu.
+ Aku lebih-lebih lagi, Sayang.
then we have to realize that He will olwez here for us…
when god closes his door, he opens all his windows
By: thea on July 25, 2008
at 8:31 am
yes, u’re rite thea…
there’s olwez a way for us to reach Him
By: sasti on July 25, 2008
at 1:59 pm
“Let me go home…”
as Michael Buble said
By: apa adanya Adhya on November 6, 2008
at 8:40 am
Nice article. Makasih atas infonya, salam kenal
By: Rumah Pulsaku on November 27, 2009
at 10:37 pm